MOOT
COURT COMMUNITY
UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA
(Kreatif,
Inovatif, dan Kompetitif)
“Letakkanlah perkara
saudaramu sebaik-baiknya sehingga ia datang untuk mengambilnya (Ummar Bin
Khattab)
“Law not has been logic,
but law is about experience”
“Law in action not only
in the book”
Tiga
kalimat tersebut tentu tidak asing bagi kita semua, yang mengartikan hukum
bukan hanya hal yang dinikmati dalam bentuk teori dan buku melainkan hukum
berada dalam pengalaman dan praktik itu sendiri. Fakultas Syariah dan Hukum
adalah Fakultas yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan nilai-nilai
konvensional, setidaknya bagi mahasiswa fakultas Syariah dan Hukum harus mampu
berdiri pada sendi konvensional dengan tidak mengenyampingkan nilai
keislamannya. Hal tersebutlah yang sedang berusaha kami bangun pula, Moot Court
Community adalah Lembaga Semi Otonom Fakultas Syariah dan Hukum yang memiliki
kompetensi kajian di bidang Hukum Praktik, mengkaji mengenai Hukum Acara Pidana,
Hukum Acara Perdata, Hukum Acara Peradilan Agama dan Hukum Acara lainnya seperti
mengkaji Hukum Acara Pidana Kusus (Tindak Pidana Korupsi) dan sebagainya. Dibentuknya Moot Court Community atas asas
kekeluargaan, kebersatuan dan kemandirian untuk dapat menanamkan output agent of change yaitu menciptakan
budaya akademis di lingkungan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif
Hidayatullah Jakarta.
Moot
Court Community mulai dibentuk sejak tahun 2008, atas dasar memenuhi kebutuhan
mahasiswa yang membutuhkan suatu wadah di luar kelas formal dalam bidang hukum
acara praktik, yang diketuai oleh Miki Pirmansyah (angkatan 2008) dan dibimbing
oleh Bapak Nahrowi. Moot Court Community setidaknya pernah merasakan masa
transisi dimana pernah mati suri pada tahun 2009 sampai dengan 2011 yang
setelahnya mulai lagi kegiatannya pada masa Hilda Hilmiah Dimyati (angkatan
2009) dan dilanjutkan oleh saudari Endah Sulastri (angkatan 2010) dan Novita
Akria Putri(angkatan 2011) yang dibimbing oleh Ibu Fitria,S.H, MR. Tentu masa
transisi tersebut menjadi sebuah tonggak di masa-masa berikutnya untuk terus
bersemangat membangun Moot Court Community dari awal, seperti dalam hal
sosialisasi, perbaikan silabus, dan rencana kegiatan tiap minggu, bulan, bahkan
per-tahunnya.
Sebagaimana
sudah disampaikan, bahwa Moot Court Community, memiliki rencana kegiatan dalam
tiga tempo waktu, yaitu per-minggu, per-bulan, dan per-tahun. Dimana kegiatan
per-minggu adalah kajian mengenai Studi kasus yang nantinya akan dipraktikan
dalam bentuk sidang semu yang merupakan essensi dari adanya Moot Court
Community itu sendiri. Setiap sabtu, pukul 13.00-17.00 kami melakukan studi
kasus yang berkaitan dengan Hukum Acara yang akan dipraktikan. Sebelumnya, kami
pernah membahas Tindak Pidana HAKI kemudian dilanjutkan masih pada kompetensi
Tindak Pidana Kusus yaitu Tindak Pidana Korupsi. Sistem kajiannya adalah active group yaitu dibentuk kelompok
yang nantinya akan diberikan materi secara umum misalnya tentang surat dakwaan,
kemudian berdasarkan studi kasus yang sudah dibahas, anggota Moot Court
Community yang berasal dari seluruh Program Studi Fakultas Syariah dan Hukum
ini akan mempresentasikan hasil
pembentukan surat dakwaannya dari kelompok masing-masing yang kemudian akan
dikoreksi bersama.
Selain rencana kegiatan mingguan, Moot
Court Community diberi kepercayaan oleh pihak Fakultas Syariah dan Hukum untuk
menjadi wadah perlombaan yang kompetensi keilmuannya di bidang hukum. Seperti
lomba debat hukum, karya tulis ilmiah, sidang semu dan cerdas cermat hukum.
Alhamdulillah, setelah Moot Court Commnity ini berdiri tentu dengan dukungan
dari Dekan Fakultas Syariah dan Hukum, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan
Fakultas Syariah dan Hukum dan seluruh dosen serta kemauan yang besar dari
anggota Moot Court Communiy sendiri telah ada torehan prestasi di tingkat
nasional yang pernah dijuarai oleh MCC, yaitu: Juara II Kompetisi Debat Hukum
Agraria Piala Prof.Boedi Harsono Univ.Trisakti (2012), Juara III Lomba Karya
Tulis Ilmiah Muslim Law Fair, Universitas Gadjah Mada (2013), Juara I Kompetisi
Debat Konstitusi Piala Prof.Sri Soemantri Univ.Padjadjaran (2014), Juara II Battle Of Brain Piala Hafni
Sjahuddin, Univ.Indonesia (2014). Tidak mudah tentu untuk terus belajar
memperbaiki pengalaman-pengalaman yang sudah teangkai dari masa ke masa, namun
kemauan yang besar diiringi dengan latihan yang intens inilah yang menjadi
kunci terbukanya pintu prestasi. Adapun
prestasi tersebut menjadi tonggak semangat bagi anggota Moot Court
Community lainnya untuk terus melaju menciptakan budaya akademis yang selalu
ditemui di Universitas besar lainnya dan semoga menjadi sebuah semangat pula
untuk mahasiswa lainnya, untuk membuka cakrawala bahwa jejak mahasiswa bukan
hanya pada suatu hal kepentingan yang kita tidak tahu ujungnya semata, tapi
mahasiswa adalah basis bagi unversitasnya sendiri dalam bidang akademis.
“Bahwa
tidak ada proses yang menghianati hasil” Moot Court Community menunggu
kawan-kawan di Open Recruitment 2015. Persiapkan diri dan jangan lelah untuk
terus belajar Kreatif, Inovatif, dan
Kompetitif.
Geen opmerkingen:
Een reactie posten