SEJATI
Perkenalkan, namaku sejati. Aku dijadikan
nama sebuah kelompok Kuliah Kerja Nyata dari hasil perdebatan sengit mereka
yang baru saja saling kenal. Mereka terdiri dari lima fakultas, Fakultas
Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Syariah dan Hukum, Fakultas Sains dan Teknologi,
Faultas Dirasat, dan Fakultas adab dan Humaniora. Sebelum aku masuk bagaimana
sejati menjalankan kegiatannya aku perkenalkan dulu apa itu KKN.
KKN, Kuliah Kerja Nyata, awalnya
ini adalah kurikulum yang ditentang habis-habisan oleh mereka dari jurusan Ilmu
hukum, kabarnya, karena tidak sesuai dengan kurikulum universitas lain, karena
Fakultas Hukum kebanyakan menerapkan KKL atau Kuliah Kerja Lapangan, dimana
mereka langsung diterjunkan ke institusi-insitusi untuk mengetahui bagaimana
pengalaman mengamalkan ilmu mereka di bidang kerja. Alhasil, pertentangan
tersebut hanya angina sepoi yang lewat begitu saja di telinga bapak Kepala
Program Studi, hanya mengiyakan, membuat harapan bagi anak-anaknya. Singkat kata,
akhirnya anak-anak hukum yang katanya kritis akhirnya tetap mengikuti sistem
yang berjalan. And say “Welcome KKN”.
Balik lagi ke nama sejati, Sejati
singkatannya adalah Sejahtera Indonesia, haha sebenernya ini hasil ‘inspirasi’
sahabat kami dari kelompok sebelah tapi tetep program dan visinya beda kok. Kelompok
ini terbentuk, dengan karakter pribadi yang super beda-beda, tapi nyatanya hati
kami sama. Semuanya anak-anak akademisi, kalau kata orang nyari pasangan
bercermin sama diri kita sendiri, cari kelompok KKN juga sama, sekelompok itu
kayak cerminan diri kita. Sejati, terdiri dari anak-anak yang concern di
dunia kompetisi, sosial, dan akademis. Lurus banget pemikirannya, saking pada
idealisnya, debat dan tanggapan akademis kadang jadi bahan rapat yang akhirnya
rapat itu isiny kayak pendapat ahli di sidang putusan.
Pemain di kelompok sejati ada 14
orang, tadinya 15 orang atpi satu orang mengundurkan diri karena ritmenya beda.
Sebut aja gitu. Yang asiknya, bisa dianalogikan, kalo Sejati ini kayak harmoni music,
individualis, memperhatikan geraknya sendiri tapi kalo disatukan jadi
harmonisasi yang kuat dan menghasilkan haru biru kalau ingat semuanya hampir
bekerja keras di setiap sesi kegiatan.
Disamping kegiatan-kegiatan yang
asik, seru, menantang, dan memacu kemandirian. Kita juga punya kegiatan rutin
yaitu olahraga bareng, karena salah satu anggota Sejati atlet beladiri, jadi
disiplin banget sama yang namanya olahraga. Hampir seminggu tiga kali, antara
pagi atau sore kita semua pasti main bola bareng, 14 dibagi dua tim jadi tujuh
tujuh. Itu gak pernah sekalipun dilakuin pas di kampus kecuali kalo acara-acara
gathering di luar kampus. Dan,
kedengerannya ‘alah Cuma gitu aja’ tapi momentnya itu yang ga nolak kalo harus
dilakuin lagi.
Itulah KKN, its great
experience, yes, experience itu kata kuncinya. But, buat sebagian orang
mungkin KKN ga penting, buat apa? Tapi kalo merasakan sendiri, KKN bisa dianalogikan
kayak pesawat, ketika di dalamnya agak ngeri2 kalo misalnya nih pesawat jatuh
atau apa, tapi pas keluar, amazing aja ngeliat pesawat bentuknya besar
yaa… nah, feel amazing itu yang ternyata kalo buat temen2 yang nikmatin banget
KKN nya bakal ngerasa kayak gitu.
Sebagian orang lagi, akan merasa
KKN itu malapetaka, kenapa? Banyak yang punya plesetan KKN itu Kuliah Kerja
Nikung, kenapa? Karena saking intensnya kegiatan bareng dalam KKN itu, banyak
pasangan yang pacaran tapi beda kelompok bakal putus, ribut, selingkuh, ya
akhirnya ngejomblo pasca KKN. Tapi itu salah satu tindakan dangkal sih, karena
kalo fokus di kesibukan KKN dan sesuai tujuannya, mungkin ya ga akan terjatuh
di lubang seperti itu. Hehe
Akhirnya, KKL yang tadinya
dipuja-puja, karena merasa ya itu yang harusnya ada di kurikulum, ngerasain
dunia kerja, tapi apa? Kesimpulannya, KKL itu standard Top-Down, kalo KKN itu standard
Bottom-Up, harus tau dulu kebutuhan masyarakat, nanti kalo kerja di dunia yang
mengeluarkan kebijakan, jadi udah tau betapa dinamisnya pemikiran orang-orang
disana. Belajar negoisasi, belajar ngatur ini itu tanpa arahan dosen yang intens.
Tujuan mahasiswa as agent of change nya tercapai.
Ini cerita Sejati, cerita yang lain?
^^